Kerugian Menjadi Seorang Blogger

Dalam artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang keuntungan menjadi seorang blogger, sekarang saya akan membahas tentang kebalikannya yaitu  kerugian atau efek negatif menjadi seorang blogger. Ya, selain mempunyai keuntungan, ada juga kerugian kerugian yang anda alami bila menjadi seorang blogger. Berikut dampak negatif menjadi seorang blogger.

1. Tidak punya banyak teman (didunia nyata)

Seorang blogger waktunya banyak dihabiskan didunia maya, sehingga komunikasi yang terjalin di dunia nyata sangat minim. Komunikasi kadang hanya dilakukan dengan orang yang sudah akrab benar. Kegiatan sehari-hari nya pun tidak jauh dari komputer dan internet. Seorang blogger lebih suka menghabiskan waktunya di kamar atau di warnet, karena itu wajar saja jika tidak punya banyak teman di dunia nyata.

2. Tidak bisa tampil ganteng/cantik

Seorang blogger terkadang terlihat amburadul, seakan tidak peduli dengan tubuhnya. Hal tersebut wajar karena banyak blogger yang tidak peduli akan kecantikan/ketampanan, yang paling penting adalah blognya bisa tampil cantik dan menarik. Hal ini tidak berlaku bagi blogger fashion (blogger yang artikelnya membahas tentang pakaian dan mode terkini).

3. Tidak Punya pacar

Seorang blogger didunia maya biasanya memiliki kesibukan tersendiri yaitu mengurus blognya. Kebanyakan blogger tidak begitu peduli tentang memiliki kekasih hati. Namun hal ini mungkin tidak berlaku bagi para blogger yang menulis artikel seputar cinta di blognya.

4. Lupa Waktu


Kegiatan ngeblog kadang bisa menjadi sangat mengasyikkan sehingga membuat seorang blogger lupa waktu. Seorang blogger juga sering menggunakan waktu malamnya untuk update blog atau sekedar blogwalking. Kegiatan begadang bila dilakukan terlalu sering bisa menyebabkan efek negatif. Seperti kata bang Roma Irama.

5. Banyak Biaya

Kegiatan blogging pastinya membutuhkan banyak biaya. Mulai dari laptop, modem, paket internet, ataupun ngenet di warnet semuanya membutuhkan biaya. Karena itulah, kegiatan blogging semestinya digunakan untuk hal hal yang bermanfaat agar biaya yang sudah dikeluarkan tidak menjadi sia sia.


Nah, itu dia kerugian menjadi seorang blogger. Perlu diingat, tidak semua hal yang saya sebutkan diatas dialami oleh para blogger. Karena setiap blogger memiliki ciri khasnya masing masing dalam melakukan kegiatan blogging.


Lenovo - Asus - HP - Nokia - Samsung
Title : Kerugian Menjadi Seorang Blogger
Description : Dalam artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang keuntungan menjadi seorang blogg...

8 Responses to "Kerugian Menjadi Seorang Blogger"

  1. yg 1-4 saya semua tuh gan
    yang ke 5 doang saya bukan
    menurut saya blogging tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak
    btw nice post

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ane malah 5 banget tuh. kalo udah pengen ngeblog, langsung beli kartu perdana yang gratisann internet

      Delete
  2. menurutku nomer 3 itu lho gan...
    bikin ngenes... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan dimasukin hati om. masukin ke kotak amal aja, lumayan buat investasi dunia akhirat

      Delete
  3. Hahaha hampir semuanya benar, tapi untuk banyak biaya agak kurang tepat, untuk ngeblog cuma butuh sekurang2nya laptop yg bisa dipake buka word, sama modem. lebih murah ketimbang Gamers-gamers yg butuh PC gede dan kecepatan internet lebih besar.
    Nice article, keep writing :D

    ReplyDelete
  4. wah wah. gua kurang setuju sih ini. haha
    blogger banyak kawan kok di dunia nyata. contohnya di komunitas kalau mengadakan kopdar.
    tentu saja bisa tetep cakep. menjadi blogger tidak berarti kita urakan.
    banyak biaya, gua cuma modem isi 50rb tok.
    tidak punya pacar. well, gua emang gak punya. tapi byk blogger lain yang cinlok karena ketemu di komunitas blogger

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan beda beda om soalnya tiap blogger punya ciri sendiri. kalo aneh mah semuanya bener. duit 50ribu kalo menurut ane yang masih pelajar cukup banyak tuh.

      Delete

Komentar yang anda masukkan akan dimoderasi terlebih dahulu oleh admin. Komentar berbau promosi, akan dihapus.